4 Pilar Demi Indonesia Lebih Kokoh

- Mei 26, 2017
acara gathering bareng MPR RI, sumber foto : http://doanknesaga.blogspot.co.id

Kontenviral.net - Di era yang saat ini, dimana era digital menguasai umat manusia. Dimana segala sesuatunya bisa melalui Internet, belanja, memesan jasa, dan lain sebagainya. Sangatlah berbahaya untuk individu itu sendiri, selain bisa menimbulkan sifat malas, terlalu sering berselancar diinternet juga sangat mempengaruhi pola pikir individu tersebut.

Apalagi para pengguna Media Sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya. Mereka para pengguna Sosial Media harus berhati-hati apa yang dilihat pada saat berselancar dimedia sosial. Banyak kabar hoax, provokator, dan lain sebagainya yang beredar dimedia sosial. Banyak portal berita yang sering mengabarkan kabar hoax bahkan kabar provokasi hanya demi sebuah Trafik.

Para pengguna media sosial juga harus pintar-pintar dalam menggunakan sosial media, banyak akun-akun provokasi dan akun penyebar kebencian yang bertujuan mendoktrin alias mempengaruhi pengguna media sosial agar bisa terpengaruh oleh postingannya tersebut. Padahal bila digunakan dengan positif, media sosial sangatlah berguna bahkan membantu umat manusia.


Tapi sayang, media sosial kini banyak disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Saling hujat, saling sindir, saling memprovokasi, saling menuduh, dan lain sebagainya.

Mungkin mereka yang menggunakan media sosial dengan cara tidak benar tersebut kurang memahami bahkan tidak tahu tentang 4 Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD 45 (Undang-undang Dasar 1945), NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Untuk memperkenalkan 4 Pilar MPR ke banyak masyarakat Indonesia, MPR pun menggandeng para blogger untuk ikut menyebarkan tentang pentingnya 4 Pilar ini demi keutuhan Indonesia. Pada Sabtu, 20 Mei 2017 kemarin MPR RI mengadakan Gathering yang diadakan di hotel Novotel, Bandung. Dan mengundang para Blogger Bandung dan Blogger Jawa Barat lainnya seperti Blogger Cianjur, Cirebon, Indramayu, dan lain sebagainya.

Dalam gathering ini MPR yang diwakili oleh Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, ditemani Ibu Titi, Ibu Raras dan Mas Andri dari Biro Humas MPR RI dan para Blogger dari berbagai daerah berbincang-bincang tentang 4 Pilar Kebangsaan. Yang dimana mulai dilupakan dan bahkan tidak diketahui oleh banyak masyarakat di Indonesia.

4 Pilar sendiri ialah sebuah metode MPR RI dalam memperkenalkan atau mensosialisasikan akan pentingnya pemahaman Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bineka Tunggal Ika. Kita ibaratkan 4 Pilar ini ialah sebuah penyangga dalam sebuah rumah, apabila tiang penyangga ini keropos bahkan hancur, maka ikut hancurlah juga rumah yang disangganya tersebut.

Banyak cara sudah yang dilakukan oleh MPR untuk mensosialisasikan atau mengenalkan tentang 4 Pilar ini. Salah satunya ialah melalui komik, komik sangatlah disukai oleh anak-anak maupun remaja. Maka dengan dibuatnya komik tentang 4 Pilar ini semoga anak-anak dan para remaja bisa mengerti atau setidaknya mengetahui apa itu 4 Pilar. 

sekjen MPR Ma'ruf Cahyono. sumber foto : kompasiana.com/didno76
Dalam gathering yang diselenggarakan tersebut, Sekjen MPR Pak Ma'ruf Cahyono membacakan sebuah puisi yang berisi sebuah motivasi untuk terus menjaga kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berikut isi puisi yang dibawakan oleh Sekjen MPR Pak Ma'ruf Cahyono.
Masih Indonesia kah kita?
Setelah sekian banyak jatuh bangun
Setelah sekian banyak terbentur dan terbentuk
Setelah sekian banyak tertimpa dan tertempa
Masih kah kita meletakan harapan di atas kekecewaan?
Persatuan diatas perselisihan
Kejujuran diatas kepentingan
Dan musyawarah diatas amarah
Atau kah keIndonesiaan kita telah pudar
dan hanya tinggal slogan dan nama
Jawabnya ini :
TIDAK! Karena mulai kini nilai-nilai itu lahirkan kembali
Kita bumikan dan kita bunyikan dalam setiap jiwa dan raga manusia Indonesia
Dari sabang sampai merauke
Kita akan lebih banyak lagi melihat senyum ramah
Gotong royong dan tolong menolong
Kesantunan bukan anjuran, tetapi, kebiasaan
Dan kepedulian menjadi dorongan
Dari terbit hingga terbenamnya matahari
Kita akan melihat orang-orang berpeluh tanpa mengeluh
Berkeringat karena semangat.
Bekerja keras karena ibadah.
Ketaatan menjadi kesadaran.
Dan kejujuran menjadi harga diri dan kehormatan
Wajah mereka adalah wajah Indonesia yang sebenarnya
Tangan mereka adalah tangan Indonesia yang sejahtera.
Dan keluhuran budi mereka adalah keluhuran Indonesia yang sesungguhnya
Itulah puisi dari Pak Ma'ruf Cahyono yang menggugah hati kita untuk lebih mencintai negara kita, Indonesia. Pak Ma'ruf juga menyampaikan bahwa MPR sangat terbuka menerima sebuah kritik dan saran yang ingin disampaikan. Kritik dan saran tersebut bisa kalian berikan pada website resmi mpr yaitu mpr.go.id