Inilah Perbedaan antara Black Campaign dengan Negative Campaign

- Saturday, December 31, 2016
Inilah Perbedaan antara Black Campaign dengan Negative Campaign
Kontenviral.net - Belakangan ini banyak orang merasa telah menjadi korban Kampanye Hitam alias Black Campaign. Dari situlah mereka mencoba mengambil keuntungan sebagai pihak yg terzholimi. Tapi sepertinya orang yang koar-koar itu sendiri belum mengerti arti serta perbedaan antara black campaign dan negative campaign.

Maka pada postingan kali ini Konten Viral akan menunjukkan apa itu black campaign dan apa itu negative campaign. Agar tidak terjadi penyesatan opini.

Pengertian Black Campaign dan Negative Campaign 

Black Campaign adalah perilaku atau cara berkampanye yang dilakukan oleh individu atau kelompok atau pendukung seorang calon pemimpin dengan menghina, memfitnah, mengadu domba, serta menghasut atau menyebarkan berita bohong yang dilakukan oleh untuk menjatuhkan lawan atau calon pemimpin lainnya.
Negative Campaign adalah pengungkapan fakta kekurangan mengenai suatu calon atau partai.Kampanye negatif biasanya berisi pengungkapan fakta yang disampaikan secara jujur dan relevan menyangkut kekurangan suatu calon atau partai.

Kami akan menunjukan contoh negative campaign dan black campaign yang benar-benar terjadi dalam pilkada DKI kali ini.

Kita mulai dari video wawancara Agus yg disebut black campaign tsb. Benarkah itu black campaign atau ternyata cuma negative campaign? Pesan yang coba disampaikan oleh pihak-pihak yang memviralkan video tersebut adalah "Cagub Agus belum/tidak punya solusi atas masalah banjir di DKI".

Benarkah Agus tidak/belum punya solusi atas masalah banjir DKI? Ternyata hal ini terkonfirmasi oleh pernyataan jubir AHY sendiri. Jika dibaca baik2 jelas disebutkan bahwa "Agus akan mempelajari dgn serius berbagai alternatif demi mencegah penggusuran".

 
Jika Agus "masih akan mempelajari", maka artinya Agus belum punya rencana atau strategi apapun atas persoalan tersebut. Nah, jika yg disampaikan adalah kenyataan (yg negatif tentang seorang calon), maka itu disebut black campaign atau negative campaign? 

Ya, tentu saja itu adalah negative campaign bukan black campaign. Dan negative campaign memang dibutuhkan agar publik tdk hanya tahu hal2 positif saja tentang seorang calon. Negatifnya juga perlu diketahui.

Lalu yg seperti apa sih praktik Black Campaign di pilkada DKI ini? Banyak sekali. Mari kami beri contoh. Memaksa seorang calon harus jadi tersangka meskipun ada aturan menunda proses hukum sampai pilkada berlalu adalah contoh BLACK CAMPAIGN.

Menghalang-halangi kampanye lawan dengan menggunakan preman yg mengaku warga setempat adalah contoh dari BLACK CAMPAIGN yg sangat black!
Lebih mengutamakan membakar kebencian berbau SARA untuk menjatuhkan kandidat lain diatas adu program adalah bentuk BLACK CAMPAIGN juga.
Beberapa contoh tadi adalah contoh black campaign. Masih banyak contoh lainnya dalam pilkada DKI yg brutal ini. Sifat utama dari black campaign adalah pada unsur merusak demokrasinya. Cara2 yg merusak demokrasi bisa dikategorikan sebagai black campaign.

Jadi marilah cerdas. Koar2 bicara seolah2 korban black campaign tidak serta merta membuat dia jadi korban black campaign yg sesungguhnya.